bg-header

Belajar Sejarah Kemerdekaan Indonesia

#Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat

Lihat Sekarang

Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Moment yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Lihat Selengkapnya

Pahlawan Kemerdekaan

*Arahkan cursor ke gambar untuk melihat detail

Mohammad Yamin

Mohammad Yamin memiliki peran penting dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia bergabung menjadi salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Yamin turut serta merumuskan isi dasar negara yaitu Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Sebelumnya, Yamin juga telah ikut menyusun ikrar Sumpah Pemuda yang dibacakan dalam Kongres Pemuda II.

Sutan Syahrir

Mohammad Yamin memiliki peran penting dalam memperjuangkan Sutan Syahrir merupakan pahlawan kemerdekaan yang berjuang dari awal sebelum Indonesia terbebas dari belenggu penjajah. Ia menggagas berdirinya himpunan pemuda Jong Indonesia (Pemuda Indonesia) yang menjadi cikal bakal tercetusnya Sumpah Pemuda pada tahun 1928. Sutan Syahrir juga menjadi orang yang mendesak Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan, tanpa menunggu bantuan Jepang.

Jenderal Soedirman

dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Ia memulai karier militernya dengan bergabung menjadi anggota Pembela Tanah Air (Peta). Tak terhitung banyaknya peperangan melawan Jepang, Belanda, dan Sekutu yang dipimpin oleh Soedirman. Salah satu gerilya yang dilakukan Soedirman yaitu saat Belanda melancarkan Agresi Militer II untuk menduduki Yogyakarta. Ketika pemimpin-pemimpin politik berlindung di kraton sultan, Soedirman justru melakukan perjalanan dan melakukan perlawanan selama tujuh bulan lamanya.

Ir. Soekarno

Tak hanya dikenal sebagai pahlawan kemerdekaan Indonesia, Soekarno juga merupakan proklamator sekaligus Presiden RI yang pertama. Pada 1925, ia mendirikan dan menjadi Ketua Algemeene Studie Club (ASC) di Bandung, yaitu Perhimpoenan Pelajar/Mahasiswa yang berjiwa nasionalisme. Tahun 1927, Soekarno memprakarsai berdirinya Partai Nasional Indonesia (PNI) yang berani menentang penjajahan Belanda. Soekarno juga pernah dijatuhi hukuman penjara oleh Pemerintah Hindia Belanda, karena dicurigai melakukan provokasi.

Mohammad Hatta

Mohammad Hatta sudah aktif di dunia politik sejak masih muda, khususnya di Partai Nasional Indonesia (PNI). Karena kegiatan politik tersebut, Hatta ditangkap Belanda dan diasingkan ke Irian Jaya kemudian dipindahkan ke Banda Neira. Hatta juga menjadi Wakil Ketua PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Ia pernah menimba ilmu di Belanda, tepatnya di Sekolah Tinggi Ekonomi di Totterdam. Di sana, Hatta menjadi pimpinan Perhimpunan Indonesia dan dipercaya menjadi bendahara merangkap anggota Dewan Redaksi Majalah Hindia Putera (Indonesia Merdeka).

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara dijuluki sebagai Bapak Pendidikan Indonesia karena dedikasinya terhadap pendidikan nasional sangat tinggi. Ia merupakan pelopor kemerdekaan pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia pada zaman penjajahan Belanda, karena telah mendirikan Perguruan Taman Siswa. Melalui lembaga pendidikan tersebut, Ki Hajar Dewantara tak hanya memberikan hak pendidikan, melainkan juga berusaha menanamkan rasa kebangsaan di hati anak didik.

Mari asah pengetahuanmu tentang Indonesia

Main quiz

Copyright © 2022 Historin